Semarak Bursa Inovasi Mahasiswa Poltana Mapena

Tuban 13-Agustus 2020 – Politeknik Pertanian dan Peternakan Mapena (Poltana Mapena) Tuban, gelar Bursa Inovasi Mahasiswa (BIM 2020) pada 5 Agustus 2020, dengan tema “Pengembangan Teknologi Pertanian melalui Inovasi Potensi Sumber Daya Lokal”. Penyelenggaraan BIM 2020 berupa rangkaian acara webinar dan pameran inovasi dari 21 mahasiswa Poltana Mapena.

Webinar dengan menghadirkan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanaian (Balitbangtan), Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si, sebagai keynote speech. Pemilihan tema BIM 2020 merupakan salah satu wujud pengabdian civitas akademika Poltana Mapena kepada masyarakat sekitar dan untuk mendorong pengembangan potensi yang ada di lingkungan kampus Poltana Mapena.

Seperti yang disampaikan oleh Direktur Poltana Mapena drh. Ali Saifudin, M.Sc., pada sambutan pembukaan BIM 2020, “Bursa Inovasi Mahasiswa ini diselenggarakan dengan didasari atas keyakinan yang kuat bahwa inovasi teknologi yang aplikatif dan tepat guna akan memberi manfaat dan dampak sosial dan ekonomi yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat”.
Materi webinar yang disampaikan pun selaras dengan tema BIM.

Keynote speech menyampaikan materi yang berjudul “Mengembangkan Potensi Sumberdaya Lokal melalui Teknologi dan Inovasi Pertanian”.

Webinar dilakukan dengan live zoom meeting sehingga dapat diikuti oleh seluruh elemen masyarakat, baik dari dinas pemerintah, mahasiswa, pengusaha, sampai pada kelompok tani. Setelah webinar selesai, kemudian dilanjutkan dengan pameran inovasi mahasiswa.

Pameran dilangsungkan di gedung kampus Poltana Mapena dihadiri oleh beberapa tamu undangan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Tamu undangan yang hadir pada pameran mencakup perwakilan dari siswa SMA/SMK, mahasiswa, Kelompok Tani, Kepala Desa, Kapolsek, Dinas Pertanian, Koramil dan juga UPTD Pertanian Singgahan.

Termasuk tamu undangan yang hadir ialah Bapak Camat Kecamatan Singgahan yang memberikan penilaian inovasi favorit.
Penilai utama dari pameran sendiri terdiri atas tiga evaluator dari tiga bidang. Bidang akademisi diwakili oleh Dr. Lucky Dafira Nugroho, S.H., M.H dari Universitas Trunojoyo Madura, bidang ketahanan pangan diwakili oleh drh. Pipin Diah Larasati yang merupakan Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tuban, serta bidang usaha dan ekonomi diwakili oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat, Pemerintah Desa dan Keluarga Berencana Kabupaten Tuban, Ir. Soesilo Hadi Irwanto.
Bobot penilaian merangkum beberapa aspek, terdiri dari pemahaman materi oleh mahasiswa sebagai inovator, keterbaruan, kemanfaatan, tampilan, aspek ekonomis, dan peluang pengembangan dari produk, serta favorit dari seluruh tamu undangan. Juara inovasi diambil dari masing-masing program studi dan tingkat Politeknik sebagai pemenang utama.

Pemenang dari BIM 2020 tingkat Politeknik adalah Mini Renstrain Box untuk petugas inseminator lapangan. Inovasi tersebut merupakan hasil dari rancangan Agus Sudarsono dibawah bimbingan Ali Saifudin, drh., M.Sc.
Pemenang dari masing-masing program studi meliputi: Program studi Budi Daya Tanaman dan Hortikultura dimenangkan oleh Vionita Tri Erida dengan inovasi permainan edukatif monopoli gizi untuk anak-anak, yang dibimbing oleh Dita Megasari, S.P., M.Si. Pada program studi Budi Daya Peternakan keluar sebagai juara adalah Ivan Milan Ardani dibawah bimbingan Lia Nur Aini, drh., M.Si. dengan inovasi alat pres pakan dari kayu sebagai solusi efisiensi gudang dan pengangkutan.

Program studi Agribisnis, inovasi juara diperoleh M. Saratunsara Husain yang menerapkan media tumbuh larva BSF sebagai bahan tepung maggot dengan dosen pembimbing Ahmad Fanani, S.P., M.Si.
Pergelaran acara BIM 2020 baik dari webinar maupun pameran inovasi ternilai cukup sukses terlihat dari antusiasme para tamu undangan serta mahasiswa yang datang dan memberikan masukan serta penilaiannya.

Baik dari evaluator maupun tamu undangan, menyatakan bahwa inovasi dari peserta sangat baik, variatif, dan menarik. Banyak hal baru yang bermanfaat, tidak hanya mengenai pengolahan hasil pertanian menjadi pangan saja. Bahkan mahasiswa Poltana Mapena pun memunculkan inovasi dalam hal gizi melalui permainan edukatif. Selain itu, inovasi-inovasi yang dipamerkan meliputi tiga bidang yakni pertanian baik dalam on-farm maupun off-farm, peternakan dan agribisnis, baik dalam teknologi, pengelolaan, pengolahan, serta manajemen.
Saudara Teguh Dwi Putra, S.Pt., M.Sc., selaku ketua pelaksana berharap acara ini dapat menjadi even tahunan yang secara rutin bisa terselenggara di lingkungan Poltana Mapena serta dapat menjadi ajang sharing informasi dari akademisi kepada masyarakat mengingat sangat pentingnya transfer informasi dari pihak kampus kepada masyarakat luas terutama petani. (Mamal-red.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *